Logo dan makna
Program : Macromedia Fireworks MX / Adobe Photoshop CS / Adobe After Effect CC 2017
Cara pembuatan Logo :
1. membuat sebuah border dan memberikan cahaya (efek glow)
2.membuat background dengan menggunakan Adobe after effect , dengan pembuatan efek
3.setelah membuat semuanya kemudian taruh semuanya di Macromedia Fireworks
4. Selanjutnya menggambar mouse border dengan menggunakan pen tool
5. dan membuat key keyboard dan masukan logo cyber gear
Makna dari logo :
warna biru dari background bermakna futuristic
gambar mouse dan , bermakna logo menjual barang dengan tema komputer
glow efek , membuat makna dari nama
Teknik Animasi dalam pembuatan Film harry potter and the deathly hallows part 2
Perkembangan dunai animasi dan film sekarang ini sudah berkembang sangat pesat , seiring dengan berkembangnya teknologi animasi ikut berkembang dengan pesat , animasi industri juga tidak mau kalah dengan perkembangan teknologi dimana mereka menggunakan komputer sebagai sarana animasi mereka . semakin majunya teknologi semakin susah atau membandingkan apakah animasi yang dibuat oleh mereka itu adalah asli rekaman atau editan
CGI adalah penerapan bidang komputer grafis, atau lebih khusus, grafis 3D komputer untuk efek khusus dalam film, program televisi, commercials, simulators dan simulasi umumnya, dan media cetak.
CGI pertama kali diterapkan di film Westworld, 1973. Tentu saja gambar yang dihasilkan pertama kali tak sebagus film The Avenger, Transformer, Amazing Spiderman, Batman, Hulk, Man of Steel. Jika membayangkan bagaimana penggunaan CGI terlalu sulit, simaklah beberapa foto sebelum dan sesudah berikut ini yang mungkin akan membuat tercengang.
Tahap set Capture
Tahapan ini adalah scanning wajah aktor yang memiliki wajah yang tidak sama seperti manusia layaknya seperti goblin , dengan set capture wajah yang di capture oleh kamera akan ditaruh focus dan dapat diambil sampel wajah dari aktor berkali kali , data animasi ini dipetakan menjata model 3D agar model menunjukan aksi pada wajah yang sama seperti aktor
Tahap Modelling and Rigging
Tahapan ini adalah tahapan kita membuat model wajah yang yang bukan seperti manusia , dan teknik rigging adalah teknik dimana kita menyatukan set capture dan model menjadi satu hingga menempel
Tahap Animating dan Lighting
Tahapan ini adalah tahapan utama pada film animasi membuat karakter bergerak , meloncat , dan berekspresi tahap ini animator membuat warna wajah yang benar hingga mendapatkan hasil yang pas , Lighting , tahapan ini adalah membuat proses pencahayann pada model tidak dull atau terlihat lebih realistis dari sebelum dengan memberikan bayangan pada karakter 3d supaya terlihat asli
Tahap Re-targetting
Tahapan ini menargetkan ulang karakter ke mdoel lain . dimana model yang telah kita buat ditaruh ke aktor yang memerankan karakter tersebut
Berikut ini adalah contoh foto "BEHIND THE SCENE" dari Film
Dimana Voldemort memimpin pasukannya
Dimana harry dan temannya melakukan serangan
Inilah bagaimana proses mereka membuat Sapu terbang
Berikut ini adalah Video
INTELLIGENT INFORMATION
Definisi dan Konsep Teknologi Informasi Cerdas
Definisi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) merupakan istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video
Dengan kata lain TI dapat juga di definisikan sebagai hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas penyebarannya, dan lebih lama penyimpanannya
Sedangkan Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan satu cabang ilmu komputer yang membuat agar mesin komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia
Maka ,Intelligent Information Technologies atau Teknologi Informasi Cerdas dapat di definisikan sebagai suatu teknologi terkini yang mampu meniru atau menyamai pekerjaan manusia
Konsep
Di dalam teknologi informasi cerdas terdapat 3 konsep yaitu :
1. Artificial Neural Network
Merupakan suatu konsep dimana sebuah sistem yang bekerja layaknya saraf pada tubuh manusia akan dirancang. Aplikasi ini dibuat dalam bentuk matematis dan diimplementasikan pada processor
2. Artificial Intelligence
Merupakan suatu konsep yang memfokuskan pengambilan keputusan yang tepat oleh sistem yang berdasarkan pengetahuan yang diberikan
3. Fuzzy Logic
Merupakan perasaan yang ditanamkan pada komputer sehingga komputer memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan memperkirakan keakuratan berdasarkan data yang diinputkan
Tujuan Teknologi Informasi Cerdas
Ditinjau dari pengertiannya, tentu saja tujuan dari teknologi ini adalah membantu manusia untuk mengatasi keterbatasan kemampuan dan membantu manuasia untuk mempercepat pekerjaannya
Metodologi Teknologi Informasi Cerdas
Pengertian dari Metodologi adalah adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Adapun tujuan Penelitian adalah penemuan, pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Di dalam Teknologi Informasi Cerdas terdapat 3 metodologi diantaranya : Fuzzy Logic (FL), Neural Networks (NN), Probabilistic Reasoning (PR)
Probabilistic Reasoning (PR)
Merupakan pengambilan suatu keputusan yang rasional atas suatu masalah tertentu
Fuzzy Logic (FL)
merupakan representasi suatu pengetahuan yang dikonstruksikan dengan if-then rules
Neural Networks (NN)
Merupakan pembuatan struktur jaringan saraf duplikat yang di dasarkan oleh struktur jaringan biologi,khususya otak manusia. Neuron itu sendiri merupakan satuan unit pemroses terkecil pada otak.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi
http://dcc-dp.org/berita205-ai--artificial-intelligence---kecerdasan-buatan--.ht
https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
Pengertian, manfaat perlindungan terhadap aspek-aspek (confidentiality, integrity, availability) pada Information Security Management System (ISMS).
ISMS (information security management system) atau sistem manajemen keamanan informasi adalah istilah yang muncul terutama dari ISO/IEC 27002 yang merujuk pada suatu sistem manajemen yang berhubungan dengan keamanan informasi. Konsep utama ISMS untuk suatu organisasi adalah untuk merancang, menerapkan, dan memelihara suatu rangkaian terpadu proses dan sistem untuk secara efektif mengelola keamanan informasi dan menjamin kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan aset-aset informasi serta meminimalkan risiko keamanan informasi.
Standar ISMS yang paling terkenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar-standar terkait yang diterbitkan bersama oleh ISO dan IEC. Information Security Forum juga menerbitkan suatu ISMS lain yang disebut Standard of Good Practice (SOGP) yang lebih berdasarkan praktik dari pengalaman mereka. Kerangka manajemen teknologi informasi (TI) lain seperti COBIT dan ITIL juga menyentuh masalah-masalah keamanan walaupun lebih terarah pada kerangka tata kelola TI secara umum.
Information Security Management Maturity Model (dikenal dengan ISM-cubed atau ISM3) adalah suatu bentuk lain dari ISMS yang disusun berdasarkan standar-standar lain seperti ISO 20000, ISO 9001, CMM, ISO/IEC 27001, serta konsep-konsep umum tata kelola dan keamanan informasi. ISM3 dapat digunakan sebagai dasar bagi ISMS yang sesuai dengan ISO 9001. ISM3 berbasis pada proses dan mencakup metrik proses sedangkan ISO/IEC 27001 berbasis pada kontrol.
Standar ISMS yang paling terkenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar-standar terkait yang diterbitkan bersama oleh ISO dan IEC. Information Security Forum juga menerbitkan suatu ISMS lain yang disebut Standard of Good Practice (SOGP) yang lebih berdasarkan praktik dari pengalaman mereka. Kerangka manajemen teknologi informasi (TI) lain seperti COBIT dan ITIL juga menyentuh masalah-masalah keamanan walaupun lebih terarah pada kerangka tata kelola TI secara umum.
Information Security Management Maturity Model (dikenal dengan ISM-cubed atau ISM3) adalah suatu bentuk lain dari ISMS yang disusun berdasarkan standar-standar lain seperti ISO 20000, ISO 9001, CMM, ISO/IEC 27001, serta konsep-konsep umum tata kelola dan keamanan informasi. ISM3 dapat digunakan sebagai dasar bagi ISMS yang sesuai dengan ISO 9001. ISM3 berbasis pada proses dan mencakup metrik proses sedangkan ISO/IEC 27001 berbasis pada kontrol.
System development life cycle / SDLC
PENGERTIAN SDLC
Siklus hidup pengembangan sistem ( System development life cycle / SDLC ) adalah tahapan aktivitas yang harus dikerjakan oleh pengembang sistem untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat dioperasikan pada organisasi pemakai sistem.
PERENCANAAN SISTEM (SYSTEM PLAN)
Perencanaan sistem mencakup identifikasi subsistem dalam sistem informasi yang perlu diperhatikan dalam pengembangan.
Tujuan Perencanaan:
Mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi segera ataupun untuk kepentingan di masa yang akan datang Memanfaatkan sumberdaya secara tepat pada target subsistem yang paling membutuhkan
Menghindari dan meminimalkan duplikasi dan hasil yang sia-sia Agar pengembangan sistem konsisten dengan perencanaan stratejik organisasi secara keseluruhan
Obtain Support Of Top Management
• Sangat penting bagi pengembang sistem untuk mendapat dukungan dari manajemen puncak perusahaan pemakai sistem. Namun tidak berarti pengembang sistem selalu mengikuti kemauan manajemen
• Peran pengembang sistem seperti dokter kepada pasien, yang menentukan obat apa yang diperlukan pasien sesuai dengan hasil diagnosenya, bukan sesuai dengan yang diinginkan pasien
Organize Steering Committee
. Dewan pengarah (steering committee) mewakili manajemen puncak dan seluruh fungsi utama dalam
organisasi.
. Tanggungjawab utama Dewan Pengarah adalah memfokuskan kebutuhan perusahaan akan informasi
sekarang dan masa yang akan datang.
. Perlunya adanya wakil dari manajemen puncak (misal, wakil presiden direktur bidang sistem informasi) agar sistem yang dibangun cocok dengan perencanaan strategik perusahaan secara keseluruhan.
. Perlunya adanya wakil dari seluruh fungsi utama agar sistem yang dibangun sesuai denga kebutuhan para pengguna.
Clarify Objectives And Constraints
. Tujuan pembuatan sistem harus seirama dengan tujuanumum organisasi dan tujuan khusus bagian-bagian yang ada dalam suborganisasi.
. Tujuan umum meliputi tujuan-tujuan strategis keseluruhan yang berkaitan dengan siklus perencanaan jangka panjang.
. Tujuan khusus merupakan tujuan yang bersifat taktis yang berjangka waktu 1 s/d 3 tahun dan merupakan bagian dari tujuan strategis
Clarify Objectives And Constraints
• Contoh, untuk pengendalian pruduksi perusahaan harus menetapkan tujuan khusus berikut:
– Meyakinkan bahwa semua pekerjaan akan diselesaikan sesuai
dengan waktu yang dijanjikan
– Meminimalkan pemborosan bahan baku
– Meminimalkan waktu menganggur
– Meyakinkan tingkat pengendalian kualitas yang tinggi
Berdasarkan tujuan tersebut perancang sistem dapat mengembangkan laporan-laporan khusus. Misalnya tersedianya laporan penggunaan waktu, unit-unit yang ditolak, dll
Clarify Objectives And Constraints
• Tujuan pembuatan sistem juga harus terkait dengan faktor-faktor
penentu kesuksesan organisasi.
• Faktor penentu kesuksesan adalah karakteristik yang membedakan
perusahaan dari pesaingnya dan merupakan kunci untuk mencapai
kesuksesan, misalnya kecepatan pelayanan, kualitas produk, harga
yang rendah.
• Contoh, perusahaan yang memiliki tujuan kunci yang berkaitan dengan
waktu pengiriman yang cepat akan menginginkan informasi mengenai
keterlambatan pengiriman sebagai bagian dari sistem pengirimannya
Prepare Strategic System Plan
• Rencana sistem strategis (strategic system plan)
merupakan rencana tertulis yang berkaitan dengan sasaran
jangka pendek dan jangka panjang dalam hal
pengembangan sistem perusahaan.
• Elemen-elemen kunci strategic system plan:
– Pernyataan menyeluruh faktor-faktor penentu kesuksesan dan
tujuan-tujuan perusahaan keseluruhan.
– Diskripsi sistem di perusahaan yang memerlukan pengembangan.
– Pernyataan mengenai prioritas yang menunjukkan area mana yang
merupakan prioritas tertinggi.
– Garis besar sumber daya yang dibutuhkan, mencakup biaya,
kepegawaian, dan peralatan.
– Kerangka waktu tentatif yang diperlukan untuk pengembangan
sistem khusus
Siklus hidup pengembangan sistem ( System development life cycle / SDLC ) adalah tahapan aktivitas yang harus dikerjakan oleh pengembang sistem untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat dioperasikan pada organisasi pemakai sistem.
PERENCANAAN SISTEM (SYSTEM PLAN)
Perencanaan sistem mencakup identifikasi subsistem dalam sistem informasi yang perlu diperhatikan dalam pengembangan.
Tujuan Perencanaan:
Mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi segera ataupun untuk kepentingan di masa yang akan datang Memanfaatkan sumberdaya secara tepat pada target subsistem yang paling membutuhkan
Menghindari dan meminimalkan duplikasi dan hasil yang sia-sia Agar pengembangan sistem konsisten dengan perencanaan stratejik organisasi secara keseluruhan
Obtain Support Of Top Management
• Sangat penting bagi pengembang sistem untuk mendapat dukungan dari manajemen puncak perusahaan pemakai sistem. Namun tidak berarti pengembang sistem selalu mengikuti kemauan manajemen
• Peran pengembang sistem seperti dokter kepada pasien, yang menentukan obat apa yang diperlukan pasien sesuai dengan hasil diagnosenya, bukan sesuai dengan yang diinginkan pasien
Organize Steering Committee
. Dewan pengarah (steering committee) mewakili manajemen puncak dan seluruh fungsi utama dalam
organisasi.
. Tanggungjawab utama Dewan Pengarah adalah memfokuskan kebutuhan perusahaan akan informasi
sekarang dan masa yang akan datang.
. Perlunya adanya wakil dari manajemen puncak (misal, wakil presiden direktur bidang sistem informasi) agar sistem yang dibangun cocok dengan perencanaan strategik perusahaan secara keseluruhan.
. Perlunya adanya wakil dari seluruh fungsi utama agar sistem yang dibangun sesuai denga kebutuhan para pengguna.
Clarify Objectives And Constraints
. Tujuan pembuatan sistem harus seirama dengan tujuanumum organisasi dan tujuan khusus bagian-bagian yang ada dalam suborganisasi.
. Tujuan umum meliputi tujuan-tujuan strategis keseluruhan yang berkaitan dengan siklus perencanaan jangka panjang.
. Tujuan khusus merupakan tujuan yang bersifat taktis yang berjangka waktu 1 s/d 3 tahun dan merupakan bagian dari tujuan strategis
Clarify Objectives And Constraints
• Contoh, untuk pengendalian pruduksi perusahaan harus menetapkan tujuan khusus berikut:
– Meyakinkan bahwa semua pekerjaan akan diselesaikan sesuai
dengan waktu yang dijanjikan
– Meminimalkan pemborosan bahan baku
– Meminimalkan waktu menganggur
– Meyakinkan tingkat pengendalian kualitas yang tinggi
Berdasarkan tujuan tersebut perancang sistem dapat mengembangkan laporan-laporan khusus. Misalnya tersedianya laporan penggunaan waktu, unit-unit yang ditolak, dll
Clarify Objectives And Constraints
• Tujuan pembuatan sistem juga harus terkait dengan faktor-faktor
penentu kesuksesan organisasi.
• Faktor penentu kesuksesan adalah karakteristik yang membedakan
perusahaan dari pesaingnya dan merupakan kunci untuk mencapai
kesuksesan, misalnya kecepatan pelayanan, kualitas produk, harga
yang rendah.
• Contoh, perusahaan yang memiliki tujuan kunci yang berkaitan dengan
waktu pengiriman yang cepat akan menginginkan informasi mengenai
keterlambatan pengiriman sebagai bagian dari sistem pengirimannya
Prepare Strategic System Plan
• Rencana sistem strategis (strategic system plan)
merupakan rencana tertulis yang berkaitan dengan sasaran
jangka pendek dan jangka panjang dalam hal
pengembangan sistem perusahaan.
• Elemen-elemen kunci strategic system plan:
– Pernyataan menyeluruh faktor-faktor penentu kesuksesan dan
tujuan-tujuan perusahaan keseluruhan.
– Diskripsi sistem di perusahaan yang memerlukan pengembangan.
– Pernyataan mengenai prioritas yang menunjukkan area mana yang
merupakan prioritas tertinggi.
– Garis besar sumber daya yang dibutuhkan, mencakup biaya,
kepegawaian, dan peralatan.
– Kerangka waktu tentatif yang diperlukan untuk pengembangan
sistem khusus
SISTEM PEMBAYARAN PAJAK ELEKTRONIK (E-billing)
SISTEM PEMBAYARAN PAJAK
ELEKTRONIK (E-billing)
Apakah itu E-Billing ?
E-Billing dari kata Electronic-Billing , Electronic Billing bukan berarti Tagihan listrik.
Yang dimaksud Electronic Billing , dimana pembayaran dapat menggunakan kode billing , dimana kode tersebut merupakan kode identifikasi
Keunggulan Dari E-Billing
1. Lebih mudah
Kenapa dikatakan lebih mudah? Pembayaran E-Billing dikatan lebih mudah , dikarenakan kita dapat membayar melalui Internet dan ATM
2. Lebih Cepat
Lah kenapa lebih cepat? Transaksi Pembayaran hanya dalam hitungan menit , Jadi kita tidak perlu mengantri dan keluar rumah
3. Lebih Akurat
Terkadang Semua Manusia dapat melakukan kesalahan (Human Error) , Dengan menggunakan E-Billing dapat dikatan kesalahan dapat di minimalisir (diperkecil)
Selain Kelebihan , terdapat kekurangan pada e-billing
- Siapa bilang menyimpan sesuatu di internet aman , karena terdapat kemungkinan Software akan di Hack , Serangan Virus , Bahkan File yang hilang karena tidak terdapat history Backup
- Jika internet atau listrik terdapat masalah , maka sistem ikut bermasalah .
- Terdapat BUG Pada Software ini , karena nyaris semua software belum di sempurnakan
1.
Pendaftaran Akun e-billing

v Masukkan NPWP, e-mail dan user ID yang diinginkan.

v Akan ada email konfirmasi yang dikirim, jadi pastikan bahwa
alamat email yang dikirimkan itu valid (digunakan untuk validasi).
v Cek email yang sudah didaftarkan. Ikuti petunjuk yang tertera
pada e-mail
v Masukkan Kode aktivasi yang didapatkan di email
2.
Pembuatan kode billing
Ø Login dengan user ID dan PIN yang tertera pada e-mail
Ø Input data SSP, klik simpan bila telah selesai
Ø Muncul notifikasi, klik ok
Ø Cek data yang sudah anda entri, bila sudah sesuai klik
"terbitkan kode billing"
Ø Cetak Kode billing
Lakukan pembayaran dengan Kode Billing tersebut melalui tempat pembayaran pajak, bisa melalui teller kantor pos, teller bank, via atm, atau internet banking. Kode Billing berlaku 7x24 jam.
Study kasus
Pajak memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari bersarnya persentase yang dihasilkan oleh penerimaan pajak dalam negeri pada APBN tahun 2008 hingga 2013 yang berkisar antara 63% hingga 75%, bahkan bila ditambah dengan penerimaan pajak perdagangan internasional maka total penerimaan pajak pada APBN berkisar antara 67% hingga 78%. Tentunya angka yang tidaklah kecil dari keseluruhan penerimaan APBN. Dengan angka yang sedemikian tinggi, maka penerimaan pajak memegang peranan yang sangatlah penting dalam roda perekonomian Indonesia.
Penerimaan pajak di Indonesia menerapkan sistem self assessment, yaitu sebuah sistem dimana wajib pajak diberikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk berinisiatif untuk mendaftarkan dirinya, melakukan proses penghitungan pajak terhutang, melaporkan jumlah pajak terhutang hingga membayarkan pajak terhutang atas dirinya. Dewasa ini, masih terdapat masyarakat yang tidak mengerti pentingnya pajak serta akibat dari melarikan diri dari pembayaran pajak
Hal ini dikarenakan perbedaan cara menghitung antara komersial dengan fiskal yang dapat menimbulkan perbedaan atas jumlah pajak yang harus dibayar. Perbedaan ini dapat menjadi lebih bayar maupun kurang bayar yang dapat merugikan baik Wajib Pajak maupun pemerintah. Selain perbedaan atas jumlah pajak, masih terdapat Wajib Pajak yang tidak taat pajak serta menganggap bahwa membayar pajak menjadi beban bagi dirinya.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka Direktur Jendral Pajak (DJP) tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi guna mempermudah dan mengefisienkan pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi dan pembayaran pajak.
Maka dari itulah DJP mengeluarkan program baru yang memanfaatkan teknologi dengan lebih baik, yakni E-System. Dalam ESystem ini, terdapat e-registration, e-filling, e-SPT, dan e-billing. Denganpembaharuan sistem yang ada pada kantor pajak, harapannya akan meningkatkan penerimaan pajak yang akan membantu roda perekonomian Indonesia
E-System adalah cara terbaru yang dikeluarkan oleh DJP dalam pelayanan pajak. Dalam metode ini, seluruh rangkaian pembayaran pajak dapat diakses melalui internet yang sudah terintegrasi dengan kantor pajak
Ebilling adalah metode untuk pembayaran pajak secara online maupun melalui atm dengan memasukkan kode billing yang akan diterima oleh Wajib Pajak.
Apa itu Six Sigma dan Total Quality Management ( TQM ). Kelebihan juga kekurangaannya.
Six Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Management
Apakah Total Quality Management (TQM) ?
adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat."
Apakah Total Quality Management (TQM) ?
adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat."
Perspektif statistik
sigma dalam statistik dikenal sebagai simpangan baku (bahasa Inggris: standard deviation) yang menyatakan nilai simpangan terhadap nilai tengah. Suatu proses dikatakan baik apabila berjalan pada suatu rentang yang disepakati. Rentang tersebut memiliki batas, batas atas atau USL (Upper Specification Limit) dan batas bawah atau LSL (Lower Specification Limit'') proses yang terjadi di luar rentang disebut cacat. Proses Six Sigma adalah proses yang hanya menghasilkan 3.4 DPMO(defect permillion opportunity).
Perspektif metodologi
Six Sigma merupakan pendekatan menyeluruh untuk menyelesaikan masalah dan peningkatan proses melalui fase DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). DMAIC merupakan jantung analisis six sigma yang menjamin voice of costumer berjalan dalam keseluruhan proses sehingga produk yang dihasilkan memuaskan pelanggan.
- Define adalah fase menentukan masalah, menetapkan persyaratan-persyaratan pelanggan, mengetahui CTQ (Critical to Quality).
- Measure adalah fase mengukur tingkat kecacatan pelanggan (Y).
- Analyze adalah fase menganalisis faktor-faktor penyebab masalah/cacat (X).
- Improve adalah fase meningkatkan proses (X) dan menghilangkan faktor-faktor penyebab cacat.
- Control adalah fase mengontrol kinerja proses (X) dan menjamin cacat tidak muncul.
Keuntungan dari Six Sigma
- Membuat metode atau pelatihan terhadap anggota di dalam organisasi mengenai bagaimana mengurangi cost pada setiap prosedur yang ada secara efektif; menghasilkan pemasukan yang besar untuk industri kesehatan dan rumah sakit
- Mengurangi terjadinya error pada medikasi dan laboratorium sekaligus meningkatkan tingkat keamanan atau safety dari pasien
- Operasi internal yang efisien, terorganisir, dan reliable:
- Memimpin ke arah market share yang lebih besar dan memuaskan shareholder
- Membantu mengurangi durasi menetapnya pasien dalam rumah sakit / mengurangi admission time
- Meminimalisir penggunaan perangkat dan material
- Mengoptimalkan penggunaan kapasitas yang tersedia
- Mereduksi staff
- Meningkatkan cash flow
- Mempersingkat proses delivery dari healthcare
- Meningkatkan produktifitas, kepuasan customer, meningkatkan kualitas pelayanan, mereduksi cost dari operasi
- Cost menjadi lebih efektif dan terdapat peningkatan dari segi kualitas proses; Six Sigma menghasilkan benefit atau keuntungan dalam jangka panjang dan juga berperan sebagai indicator dari performansi dan pertumbuhan di masa yang akan datang
Diberdayakan oleh Blogger.












