Entri Populer

Arfin Fajar On Minggu, 25 Oktober 2015

KONTRAK PERBASI DENGAN NBL HABIS , NBL Terancam Bubar


NBL Terancam Bubar

JAKARTA (HN) -Turnamen National Basketball League (NBL) Indonesia terancam tamat dan musim ini bisa jadi merupakan nyawa terakhirnya. Tengara itu muncul karena pihak penyelenggara, PT Deteksi Basketball League (DBL) Indonesia, mengindikasikan akan menghentikan kerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) mendatang.

Indikasi penghentian kerja sama itu tertuang dalam surat pengunduran diri Azrul Ananda dari bursa pemilihan Ketua Umum PB Perbasi Periode 2015-2020. Sebagai Komisioner PT DBL, Azrul saat ini juga menjabat Komisioner NBL. Kontrak PT DBL dengan PB Perbasi untuk menggulirkan NBL memang habis tahun ini dan bisa dilanjutkan dengan kontrak baru.

Dalam suratnya, Azrul menyatakan musim ini akan menjadi tahun terakhir NBL Indonesia. Namun, ia berkomitmen menyelesaikan kewajibannya sebagai penyelenggara NBL hingga kompetisi 2014-2015 berakhir pada awal Mei. ‘'Musim ini akan menjadi musim terakhir saya sebagai commissionerdan penyelenggara sesuai dengan perjanjian resmi antara PB Perbasi dan PT DBL serta tim peserta, 2010 lalu." tulis Azrul dalam surat pengunduran diri tertanggal 6 Maret kepada Panitia Munas PB Perbasi.

Meski belum bisa dikonfirmasi, di surat itu Azrul juga mengatakan belum adanya transparansi dalam proses pendaftaran calon Ketum PB Perbasimenjadi alasan utama ia mundur dari pemilihan. ‘'Daripada menimbulkan masalah karena ada pihak yang tidak menginginkan saya di basket Indonesia, saya memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan," tulisnya.

Manajer sekaligus pemilik M88 Aspac Jakarta Irawan Haryono mengaku kecewa jika musim ini menjadi tahun terakhir NBL. Ia mengatakan banyak pihak yang akan dirugikan apabila penyelenggaraan NBL Indonesia tidak dilanjutkan. ‘'Harus diakui belum ada orang yang bisa menggantikan Azrul dari dunia basket. Kalau orang basket Indonesia mau memajukan basket dan sayang dengan basket, ya kompetisi ini harus dilanjutkan. Apabila tidak ada turnamen, bagaimana nasib atlet, pelatih, ofisial, dan lain-lain," ujar Kim Hong, sapaan akrab Irawan Haryono, Jumat (6/3).

Ketum PB Perbasi Anggito Abimanyu mengatakan mundurnya Azrul dari bursa pemilihan untuk melanjutkan kepemimpinannya merupakan kesalahpahaman. Ia menilai ada distorsi dari kabar yang beredar selama ini.

Ia membantah Steering Committee (SC) Munas PB Perbasi telah mengesahkan nama-nama calon ketum lima tahun ke depan. Namun, dalam rapat 4 Maret lalu, SC Munas sempat mengumumkan dua calon yang siap maju di bursa pemilihan, yakni Azrul yang mengantongi 15 rekomendasi dari pengurus provinsi (pengprov) dan Danny Kosasih yang diusung enam pengprov. Suara tiga pengprov, yakni Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, serta Papua Barat, dianulir karena memberikan dukungan ganda.

‘'Saya tidak tahu siapa yang membocorkan, tapi beliau (Azrul) mendapatkan informasi yang tidak sesuai. SC belum bisa mengesahkan calon ketum karena belum diverifikasi, bahkan tim verifikasinya saja baru mau saya bentuk. Nanti tim verifikasi yang akan memeriksa data-data dari Pengprov, apa benar masih aktif. Baru hasilnya diberikan kepada SC yang akan diumumkan saat Munas pertengahan bulan ini," papar Anggito kepada HARIAN NASIONAL.

Ia berharap Azrul tetap bersedia maju sebagai calon Ketum PB Perbasi. Untuk itu, Anggito akan mengundang Azrul guna meluruskan masalah tersebut di Semarang pada Sabtu (7/3) siang ini.

‘'Sebenarnya surat (pengunduran diri) juga tidak sah karena ditujukan kepada SC. Harusnya kepada ketum. Saya cukup menyayangkan dengan adanya hal ini karena sebenarnya ini bisa dicegah kalau beliau menanyakan kepada saya sebelumnya. Kami minta untuk dibatalkan karena dia aset basket nasional. Saya optimistis masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena dia juga sudah dewasa," ujarnya.

Solusi :
Menurut saya solusinya adalah kedua pihak saling menjaga komunikasi sehingga tidak adanya permasalahan ini , sebenarnya solusinya sudah ditemukan di dalam berita (mendapatkan calon baru untuk menggantikan pak azrul ananda.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Diberdayakan oleh Blogger.