Entri Populer

Arfin Fajar On Sabtu, 24 Oktober 2015

GAMBARAN UMUM MANAJEMEN

Manajemen dapat  di definisikan sebagai fungsi manajer, perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian. Jadi manajemen adalah suatu proses. Proses merupakan suatu cara sistematik yang sudah ditetapkan untuk melakukan kegiatan. Dengan merujuk pada definisi diatas, maka majemen berarti suatu proses yang menekankan keterlibatan dan aktivitas yang saling terkait untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Manajemen dari :
-James A.F. Stoner
“Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada orang”
-Mary Parker Follet
“Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus”

Fungsi-fungsi Manajemen
Menurut dari Henry Fayol, menyatakan bahwa manajer melakukan lima fungsi-fungsi manajemen yang utama. Pertama, manajer merencanakan (Plan) apa yang akan mereka lakukan. Kemudian mengorganisasikan (Organize) untuk mencapai rencana tersebut. Selanjutnya mereka menyusun staff (Staffing) organisasi mereka dengan sumber daya yang diperlukan. Dengan sumber daya yang ada, mereka mengarahkan (direct) untuk melaksanakan rencana. Akhirnya mereka mengendalikan (control) sumber daya, menjaganya agar tetap beroperasional secara optimal.

Tingkatan Manajemen
Strategic planning level 1. Manajer pada tingkat tertinggi hirarki organisasi , seperti direktur dan para wakil Direktur, sering disebut berada pada tingkat perencanaan strategis. Bertanggung jawab atas pengelolaan organisasi secara keseluruhan. Menetaplan arah kebijaksanaan, membuat rencana dan sasaran jangka panjang, merumuskan strategi, menyusun prosedur operasional organisasi secara umum, serta menetapkan pedoman interaksi organisasi dengan lingkungannya. Jadi, manajer tingkat atas memerlukan informasi berupa ringkasan dari seluruh transaksi yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel atau grafik, yang penting berupa informasi global dari seluruh transaksi yang terjadi.

Management control level
Manajer tingkat menengah mencakup manajer wilayah, direktur produk dan kepala divisi, berada pada tingkat pengendalian manajemen. Bertanggung jawab atas pengelolaan organisasi berdasarkan departementalisasi, wilayah, produk atau divisi. Merumuskan rencana dan sasaran operasional jangka menengah, merumuskan strategi, menyusun prosedur, melakukan pengendalian dan membuat keputusan operasional berdasarkan lingkup tanggung jawabnya. Jadi, manajer tingkat menengah memerlukan informasi berdasarkan divisinya. Khusus untuk departemen persedian barang, majer membutuhkan informasi rinci tentang produk yang laris, 2 sehingga dapat dibuat perencanaan yang matang untuk menjamin persedian produk tersebut.

Operational control level
 Manajer tingkat bawah, mencakup kepala departemen, supervisor, pimpinan proyek, berada pada manajen tingkat pengendalian operasional. Bertanggung jawab atas pelaksanaan rencana dan sasaran operasional, membuat keputusan jangka pendek berdasarkan arah kebijakan, prosedur dan pedoman yang telah ditetapkan, serta mengendalikan transaksi harian. Jadi manajer tingkat ini membutuhkan informasi rinci dari pergerakan setiap transaksi agar dapat melakukan control terhadap proses tersebut.




GAMBARAN UMUM SIM

 A.DEFINISI SISTEM
            Definisi sistem dapat dilihat dari dua pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen/elemen
•        Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu
•        Prosedur adalah suatu urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa(who) yang mengerjakan, kapan(when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.

 B.UNSUR-UNSUR SISTEM INFORMASI SEDERHANA
Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).
DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti)
INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.

C. DEFINISI INFORMASI
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.



D.DEFINISI SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.

E.SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi yang menyediakan laporan-laporan bagi pihak manajemen berdasarkan pemrosesan transaksi dan operasi-operasi yang ada dalam
Organisasi.
Pengetahuan tentang potensi kemampuan sistem informasi yang dikomputerisasi akan memungkinkan seorang manajer secara sistematis menganalisis masing-masing tugas organisasi dan menyesuaikannya dengan kemampuan komputer.
SIM secara khusus memiliki beberapa kemampuan teknis sesuai yang direncanakan baginya. Secara kolektif kemampuan ini menyangkal pernyataan bahwa komputer hanyalah mesin penjumlah atau kalkulator yang berkapasitas tinggi, sebenarnya komputer tidak dapat mengerjakan sesuatu ia hanya mengerjakan lebih cepat. Sistem informasi komputer dapat memiliki sejumlah kemampuan jauh diatas sistem non komputer. Dan kemampuan ini telah merevolusikan proses manajemen yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang telah ada. Beberapa kemampuan teknis terpenting dalam sistem komputer :
  1. Pemrosesan data batch
  2. Pemrosesan data tunggal
  3. Pemrosesan on-line, real time
  4. Komunikasi data dan switching pesan
  5. Pemasukan data jarak jauh dan up date file
  6. Pencarian records dan analisis
  7. Pencarian file
  8. Algoritme dan model keputusan
  9. Otomatisasi kantor.

CONTOH :

Contoh real yang terdapat pada manajemen di sebuah komplek perumahan. Misal didalam suatu komplek terdapat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) . yang di beri kepercayaan oleh warga sekitar untuk mengatur, mengawasi , menggerakan, mengkoordinasi warga- warganya demi tercapainya suatu tujuan tertentu.
Dalam Pengertian manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan setiap usaha- usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya- sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan.
Ketua RT maupun RW dipilih lansung oleh warga, di dalam lingkungan ini ketua RT atau RW disebut dengan manajer, karena mereka di berikan tanggung jawab oleh warga sekitar untuk memimpin ligkungan tempat tinggal mereka agar tercapainya suatu tujuan tertentu.
Sesuai dengan fungsi manajemen dimana ketua RT dan RW mempunyai planning , organizing , leading , dan controlling untuk para warganya agar mereka agar tetap rukun dalam menjalankan aktifitasnya.
Menjadi ketua RT atau RW haruslah aktif dan dapat mempersatukan warga- warganya dan membuat lingkungan tempat tinggal nyaman,aman,dan tentram dengan ide- ide atau gagasan yang mereka punya.
Misalnya setiap hari minggu di adakan gotong royong untuk bersih-bersih lingkungan yang di lakukan oleh warga sekitar yang  gunanya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tidak hanya itu manfaat lain dari kegiatan itu juga menjaga silaturahmi antar warga di sekitar.
Disini ketua RT atau RW selaku manajer telah melakukan manajemen karena sudah melaksanakan suatu perencanaan, mengajak atau menggerakkan anggota organisasi yaitu warga untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu yakni lingkungan yang bersih dan membuat silaturahmi antar warga tetap terjaga.


Sumber :


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Diberdayakan oleh Blogger.