Archive for 2016
INTELLIGENT INFORMATION
Definisi dan Konsep Teknologi Informasi Cerdas
Definisi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) merupakan istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video
Dengan kata lain TI dapat juga di definisikan sebagai hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas penyebarannya, dan lebih lama penyimpanannya
Sedangkan Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan satu cabang ilmu komputer yang membuat agar mesin komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia
Maka ,Intelligent Information Technologies atau Teknologi Informasi Cerdas dapat di definisikan sebagai suatu teknologi terkini yang mampu meniru atau menyamai pekerjaan manusia
Konsep
Di dalam teknologi informasi cerdas terdapat 3 konsep yaitu :
1. Artificial Neural Network
Merupakan suatu konsep dimana sebuah sistem yang bekerja layaknya saraf pada tubuh manusia akan dirancang. Aplikasi ini dibuat dalam bentuk matematis dan diimplementasikan pada processor
2. Artificial Intelligence
Merupakan suatu konsep yang memfokuskan pengambilan keputusan yang tepat oleh sistem yang berdasarkan pengetahuan yang diberikan
3. Fuzzy Logic
Merupakan perasaan yang ditanamkan pada komputer sehingga komputer memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan memperkirakan keakuratan berdasarkan data yang diinputkan
Tujuan Teknologi Informasi Cerdas
Ditinjau dari pengertiannya, tentu saja tujuan dari teknologi ini adalah membantu manusia untuk mengatasi keterbatasan kemampuan dan membantu manuasia untuk mempercepat pekerjaannya
Metodologi Teknologi Informasi Cerdas
Pengertian dari Metodologi adalah adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Adapun tujuan Penelitian adalah penemuan, pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Di dalam Teknologi Informasi Cerdas terdapat 3 metodologi diantaranya : Fuzzy Logic (FL), Neural Networks (NN), Probabilistic Reasoning (PR)
Probabilistic Reasoning (PR)
Merupakan pengambilan suatu keputusan yang rasional atas suatu masalah tertentu
Fuzzy Logic (FL)
merupakan representasi suatu pengetahuan yang dikonstruksikan dengan if-then rules
Neural Networks (NN)
Merupakan pembuatan struktur jaringan saraf duplikat yang di dasarkan oleh struktur jaringan biologi,khususya otak manusia. Neuron itu sendiri merupakan satuan unit pemroses terkecil pada otak.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi
http://dcc-dp.org/berita205-ai--artificial-intelligence---kecerdasan-buatan--.ht
https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
Pengertian, manfaat perlindungan terhadap aspek-aspek (confidentiality, integrity, availability) pada Information Security Management System (ISMS).
ISMS (information security management system) atau sistem manajemen keamanan informasi adalah istilah yang muncul terutama dari ISO/IEC 27002 yang merujuk pada suatu sistem manajemen yang berhubungan dengan keamanan informasi. Konsep utama ISMS untuk suatu organisasi adalah untuk merancang, menerapkan, dan memelihara suatu rangkaian terpadu proses dan sistem untuk secara efektif mengelola keamanan informasi dan menjamin kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan aset-aset informasi serta meminimalkan risiko keamanan informasi.
Standar ISMS yang paling terkenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar-standar terkait yang diterbitkan bersama oleh ISO dan IEC. Information Security Forum juga menerbitkan suatu ISMS lain yang disebut Standard of Good Practice (SOGP) yang lebih berdasarkan praktik dari pengalaman mereka. Kerangka manajemen teknologi informasi (TI) lain seperti COBIT dan ITIL juga menyentuh masalah-masalah keamanan walaupun lebih terarah pada kerangka tata kelola TI secara umum.
Information Security Management Maturity Model (dikenal dengan ISM-cubed atau ISM3) adalah suatu bentuk lain dari ISMS yang disusun berdasarkan standar-standar lain seperti ISO 20000, ISO 9001, CMM, ISO/IEC 27001, serta konsep-konsep umum tata kelola dan keamanan informasi. ISM3 dapat digunakan sebagai dasar bagi ISMS yang sesuai dengan ISO 9001. ISM3 berbasis pada proses dan mencakup metrik proses sedangkan ISO/IEC 27001 berbasis pada kontrol.
Standar ISMS yang paling terkenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar-standar terkait yang diterbitkan bersama oleh ISO dan IEC. Information Security Forum juga menerbitkan suatu ISMS lain yang disebut Standard of Good Practice (SOGP) yang lebih berdasarkan praktik dari pengalaman mereka. Kerangka manajemen teknologi informasi (TI) lain seperti COBIT dan ITIL juga menyentuh masalah-masalah keamanan walaupun lebih terarah pada kerangka tata kelola TI secara umum.
Information Security Management Maturity Model (dikenal dengan ISM-cubed atau ISM3) adalah suatu bentuk lain dari ISMS yang disusun berdasarkan standar-standar lain seperti ISO 20000, ISO 9001, CMM, ISO/IEC 27001, serta konsep-konsep umum tata kelola dan keamanan informasi. ISM3 dapat digunakan sebagai dasar bagi ISMS yang sesuai dengan ISO 9001. ISM3 berbasis pada proses dan mencakup metrik proses sedangkan ISO/IEC 27001 berbasis pada kontrol.
System development life cycle / SDLC
PENGERTIAN SDLC
Siklus hidup pengembangan sistem ( System development life cycle / SDLC ) adalah tahapan aktivitas yang harus dikerjakan oleh pengembang sistem untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat dioperasikan pada organisasi pemakai sistem.
PERENCANAAN SISTEM (SYSTEM PLAN)
Perencanaan sistem mencakup identifikasi subsistem dalam sistem informasi yang perlu diperhatikan dalam pengembangan.
Tujuan Perencanaan:
Mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi segera ataupun untuk kepentingan di masa yang akan datang Memanfaatkan sumberdaya secara tepat pada target subsistem yang paling membutuhkan
Menghindari dan meminimalkan duplikasi dan hasil yang sia-sia Agar pengembangan sistem konsisten dengan perencanaan stratejik organisasi secara keseluruhan
Obtain Support Of Top Management
• Sangat penting bagi pengembang sistem untuk mendapat dukungan dari manajemen puncak perusahaan pemakai sistem. Namun tidak berarti pengembang sistem selalu mengikuti kemauan manajemen
• Peran pengembang sistem seperti dokter kepada pasien, yang menentukan obat apa yang diperlukan pasien sesuai dengan hasil diagnosenya, bukan sesuai dengan yang diinginkan pasien
Organize Steering Committee
. Dewan pengarah (steering committee) mewakili manajemen puncak dan seluruh fungsi utama dalam
organisasi.
. Tanggungjawab utama Dewan Pengarah adalah memfokuskan kebutuhan perusahaan akan informasi
sekarang dan masa yang akan datang.
. Perlunya adanya wakil dari manajemen puncak (misal, wakil presiden direktur bidang sistem informasi) agar sistem yang dibangun cocok dengan perencanaan strategik perusahaan secara keseluruhan.
. Perlunya adanya wakil dari seluruh fungsi utama agar sistem yang dibangun sesuai denga kebutuhan para pengguna.
Clarify Objectives And Constraints
. Tujuan pembuatan sistem harus seirama dengan tujuanumum organisasi dan tujuan khusus bagian-bagian yang ada dalam suborganisasi.
. Tujuan umum meliputi tujuan-tujuan strategis keseluruhan yang berkaitan dengan siklus perencanaan jangka panjang.
. Tujuan khusus merupakan tujuan yang bersifat taktis yang berjangka waktu 1 s/d 3 tahun dan merupakan bagian dari tujuan strategis
Clarify Objectives And Constraints
• Contoh, untuk pengendalian pruduksi perusahaan harus menetapkan tujuan khusus berikut:
– Meyakinkan bahwa semua pekerjaan akan diselesaikan sesuai
dengan waktu yang dijanjikan
– Meminimalkan pemborosan bahan baku
– Meminimalkan waktu menganggur
– Meyakinkan tingkat pengendalian kualitas yang tinggi
Berdasarkan tujuan tersebut perancang sistem dapat mengembangkan laporan-laporan khusus. Misalnya tersedianya laporan penggunaan waktu, unit-unit yang ditolak, dll
Clarify Objectives And Constraints
• Tujuan pembuatan sistem juga harus terkait dengan faktor-faktor
penentu kesuksesan organisasi.
• Faktor penentu kesuksesan adalah karakteristik yang membedakan
perusahaan dari pesaingnya dan merupakan kunci untuk mencapai
kesuksesan, misalnya kecepatan pelayanan, kualitas produk, harga
yang rendah.
• Contoh, perusahaan yang memiliki tujuan kunci yang berkaitan dengan
waktu pengiriman yang cepat akan menginginkan informasi mengenai
keterlambatan pengiriman sebagai bagian dari sistem pengirimannya
Prepare Strategic System Plan
• Rencana sistem strategis (strategic system plan)
merupakan rencana tertulis yang berkaitan dengan sasaran
jangka pendek dan jangka panjang dalam hal
pengembangan sistem perusahaan.
• Elemen-elemen kunci strategic system plan:
– Pernyataan menyeluruh faktor-faktor penentu kesuksesan dan
tujuan-tujuan perusahaan keseluruhan.
– Diskripsi sistem di perusahaan yang memerlukan pengembangan.
– Pernyataan mengenai prioritas yang menunjukkan area mana yang
merupakan prioritas tertinggi.
– Garis besar sumber daya yang dibutuhkan, mencakup biaya,
kepegawaian, dan peralatan.
– Kerangka waktu tentatif yang diperlukan untuk pengembangan
sistem khusus
Siklus hidup pengembangan sistem ( System development life cycle / SDLC ) adalah tahapan aktivitas yang harus dikerjakan oleh pengembang sistem untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat dioperasikan pada organisasi pemakai sistem.
PERENCANAAN SISTEM (SYSTEM PLAN)
Perencanaan sistem mencakup identifikasi subsistem dalam sistem informasi yang perlu diperhatikan dalam pengembangan.
Tujuan Perencanaan:
Mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi segera ataupun untuk kepentingan di masa yang akan datang Memanfaatkan sumberdaya secara tepat pada target subsistem yang paling membutuhkan
Menghindari dan meminimalkan duplikasi dan hasil yang sia-sia Agar pengembangan sistem konsisten dengan perencanaan stratejik organisasi secara keseluruhan
Obtain Support Of Top Management
• Sangat penting bagi pengembang sistem untuk mendapat dukungan dari manajemen puncak perusahaan pemakai sistem. Namun tidak berarti pengembang sistem selalu mengikuti kemauan manajemen
• Peran pengembang sistem seperti dokter kepada pasien, yang menentukan obat apa yang diperlukan pasien sesuai dengan hasil diagnosenya, bukan sesuai dengan yang diinginkan pasien
Organize Steering Committee
. Dewan pengarah (steering committee) mewakili manajemen puncak dan seluruh fungsi utama dalam
organisasi.
. Tanggungjawab utama Dewan Pengarah adalah memfokuskan kebutuhan perusahaan akan informasi
sekarang dan masa yang akan datang.
. Perlunya adanya wakil dari manajemen puncak (misal, wakil presiden direktur bidang sistem informasi) agar sistem yang dibangun cocok dengan perencanaan strategik perusahaan secara keseluruhan.
. Perlunya adanya wakil dari seluruh fungsi utama agar sistem yang dibangun sesuai denga kebutuhan para pengguna.
Clarify Objectives And Constraints
. Tujuan pembuatan sistem harus seirama dengan tujuanumum organisasi dan tujuan khusus bagian-bagian yang ada dalam suborganisasi.
. Tujuan umum meliputi tujuan-tujuan strategis keseluruhan yang berkaitan dengan siklus perencanaan jangka panjang.
. Tujuan khusus merupakan tujuan yang bersifat taktis yang berjangka waktu 1 s/d 3 tahun dan merupakan bagian dari tujuan strategis
Clarify Objectives And Constraints
• Contoh, untuk pengendalian pruduksi perusahaan harus menetapkan tujuan khusus berikut:
– Meyakinkan bahwa semua pekerjaan akan diselesaikan sesuai
dengan waktu yang dijanjikan
– Meminimalkan pemborosan bahan baku
– Meminimalkan waktu menganggur
– Meyakinkan tingkat pengendalian kualitas yang tinggi
Berdasarkan tujuan tersebut perancang sistem dapat mengembangkan laporan-laporan khusus. Misalnya tersedianya laporan penggunaan waktu, unit-unit yang ditolak, dll
Clarify Objectives And Constraints
• Tujuan pembuatan sistem juga harus terkait dengan faktor-faktor
penentu kesuksesan organisasi.
• Faktor penentu kesuksesan adalah karakteristik yang membedakan
perusahaan dari pesaingnya dan merupakan kunci untuk mencapai
kesuksesan, misalnya kecepatan pelayanan, kualitas produk, harga
yang rendah.
• Contoh, perusahaan yang memiliki tujuan kunci yang berkaitan dengan
waktu pengiriman yang cepat akan menginginkan informasi mengenai
keterlambatan pengiriman sebagai bagian dari sistem pengirimannya
Prepare Strategic System Plan
• Rencana sistem strategis (strategic system plan)
merupakan rencana tertulis yang berkaitan dengan sasaran
jangka pendek dan jangka panjang dalam hal
pengembangan sistem perusahaan.
• Elemen-elemen kunci strategic system plan:
– Pernyataan menyeluruh faktor-faktor penentu kesuksesan dan
tujuan-tujuan perusahaan keseluruhan.
– Diskripsi sistem di perusahaan yang memerlukan pengembangan.
– Pernyataan mengenai prioritas yang menunjukkan area mana yang
merupakan prioritas tertinggi.
– Garis besar sumber daya yang dibutuhkan, mencakup biaya,
kepegawaian, dan peralatan.
– Kerangka waktu tentatif yang diperlukan untuk pengembangan
sistem khusus
SISTEM PEMBAYARAN PAJAK ELEKTRONIK (E-billing)
SISTEM PEMBAYARAN PAJAK
ELEKTRONIK (E-billing)
Apakah itu E-Billing ?
E-Billing dari kata Electronic-Billing , Electronic Billing bukan berarti Tagihan listrik.
Yang dimaksud Electronic Billing , dimana pembayaran dapat menggunakan kode billing , dimana kode tersebut merupakan kode identifikasi
Keunggulan Dari E-Billing
1. Lebih mudah
Kenapa dikatakan lebih mudah? Pembayaran E-Billing dikatan lebih mudah , dikarenakan kita dapat membayar melalui Internet dan ATM
2. Lebih Cepat
Lah kenapa lebih cepat? Transaksi Pembayaran hanya dalam hitungan menit , Jadi kita tidak perlu mengantri dan keluar rumah
3. Lebih Akurat
Terkadang Semua Manusia dapat melakukan kesalahan (Human Error) , Dengan menggunakan E-Billing dapat dikatan kesalahan dapat di minimalisir (diperkecil)
Selain Kelebihan , terdapat kekurangan pada e-billing
- Siapa bilang menyimpan sesuatu di internet aman , karena terdapat kemungkinan Software akan di Hack , Serangan Virus , Bahkan File yang hilang karena tidak terdapat history Backup
- Jika internet atau listrik terdapat masalah , maka sistem ikut bermasalah .
- Terdapat BUG Pada Software ini , karena nyaris semua software belum di sempurnakan
1.
Pendaftaran Akun e-billing

v Masukkan NPWP, e-mail dan user ID yang diinginkan.

v Akan ada email konfirmasi yang dikirim, jadi pastikan bahwa
alamat email yang dikirimkan itu valid (digunakan untuk validasi).
v Cek email yang sudah didaftarkan. Ikuti petunjuk yang tertera
pada e-mail
v Masukkan Kode aktivasi yang didapatkan di email
2.
Pembuatan kode billing
Ø Login dengan user ID dan PIN yang tertera pada e-mail
Ø Input data SSP, klik simpan bila telah selesai
Ø Muncul notifikasi, klik ok
Ø Cek data yang sudah anda entri, bila sudah sesuai klik
"terbitkan kode billing"
Ø Cetak Kode billing
Lakukan pembayaran dengan Kode Billing tersebut melalui tempat pembayaran pajak, bisa melalui teller kantor pos, teller bank, via atm, atau internet banking. Kode Billing berlaku 7x24 jam.
Study kasus
Pajak memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari bersarnya persentase yang dihasilkan oleh penerimaan pajak dalam negeri pada APBN tahun 2008 hingga 2013 yang berkisar antara 63% hingga 75%, bahkan bila ditambah dengan penerimaan pajak perdagangan internasional maka total penerimaan pajak pada APBN berkisar antara 67% hingga 78%. Tentunya angka yang tidaklah kecil dari keseluruhan penerimaan APBN. Dengan angka yang sedemikian tinggi, maka penerimaan pajak memegang peranan yang sangatlah penting dalam roda perekonomian Indonesia.
Penerimaan pajak di Indonesia menerapkan sistem self assessment, yaitu sebuah sistem dimana wajib pajak diberikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk berinisiatif untuk mendaftarkan dirinya, melakukan proses penghitungan pajak terhutang, melaporkan jumlah pajak terhutang hingga membayarkan pajak terhutang atas dirinya. Dewasa ini, masih terdapat masyarakat yang tidak mengerti pentingnya pajak serta akibat dari melarikan diri dari pembayaran pajak
Hal ini dikarenakan perbedaan cara menghitung antara komersial dengan fiskal yang dapat menimbulkan perbedaan atas jumlah pajak yang harus dibayar. Perbedaan ini dapat menjadi lebih bayar maupun kurang bayar yang dapat merugikan baik Wajib Pajak maupun pemerintah. Selain perbedaan atas jumlah pajak, masih terdapat Wajib Pajak yang tidak taat pajak serta menganggap bahwa membayar pajak menjadi beban bagi dirinya.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka Direktur Jendral Pajak (DJP) tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi guna mempermudah dan mengefisienkan pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi dan pembayaran pajak.
Maka dari itulah DJP mengeluarkan program baru yang memanfaatkan teknologi dengan lebih baik, yakni E-System. Dalam ESystem ini, terdapat e-registration, e-filling, e-SPT, dan e-billing. Denganpembaharuan sistem yang ada pada kantor pajak, harapannya akan meningkatkan penerimaan pajak yang akan membantu roda perekonomian Indonesia
E-System adalah cara terbaru yang dikeluarkan oleh DJP dalam pelayanan pajak. Dalam metode ini, seluruh rangkaian pembayaran pajak dapat diakses melalui internet yang sudah terintegrasi dengan kantor pajak
Ebilling adalah metode untuk pembayaran pajak secara online maupun melalui atm dengan memasukkan kode billing yang akan diterima oleh Wajib Pajak.
Apa itu Six Sigma dan Total Quality Management ( TQM ). Kelebihan juga kekurangaannya.
Six Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Management
Apakah Total Quality Management (TQM) ?
adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat."
Apakah Total Quality Management (TQM) ?
adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat."
Perspektif statistik
sigma dalam statistik dikenal sebagai simpangan baku (bahasa Inggris: standard deviation) yang menyatakan nilai simpangan terhadap nilai tengah. Suatu proses dikatakan baik apabila berjalan pada suatu rentang yang disepakati. Rentang tersebut memiliki batas, batas atas atau USL (Upper Specification Limit) dan batas bawah atau LSL (Lower Specification Limit'') proses yang terjadi di luar rentang disebut cacat. Proses Six Sigma adalah proses yang hanya menghasilkan 3.4 DPMO(defect permillion opportunity).
Perspektif metodologi
Six Sigma merupakan pendekatan menyeluruh untuk menyelesaikan masalah dan peningkatan proses melalui fase DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). DMAIC merupakan jantung analisis six sigma yang menjamin voice of costumer berjalan dalam keseluruhan proses sehingga produk yang dihasilkan memuaskan pelanggan.
- Define adalah fase menentukan masalah, menetapkan persyaratan-persyaratan pelanggan, mengetahui CTQ (Critical to Quality).
- Measure adalah fase mengukur tingkat kecacatan pelanggan (Y).
- Analyze adalah fase menganalisis faktor-faktor penyebab masalah/cacat (X).
- Improve adalah fase meningkatkan proses (X) dan menghilangkan faktor-faktor penyebab cacat.
- Control adalah fase mengontrol kinerja proses (X) dan menjamin cacat tidak muncul.
Keuntungan dari Six Sigma
- Membuat metode atau pelatihan terhadap anggota di dalam organisasi mengenai bagaimana mengurangi cost pada setiap prosedur yang ada secara efektif; menghasilkan pemasukan yang besar untuk industri kesehatan dan rumah sakit
- Mengurangi terjadinya error pada medikasi dan laboratorium sekaligus meningkatkan tingkat keamanan atau safety dari pasien
- Operasi internal yang efisien, terorganisir, dan reliable:
- Memimpin ke arah market share yang lebih besar dan memuaskan shareholder
- Membantu mengurangi durasi menetapnya pasien dalam rumah sakit / mengurangi admission time
- Meminimalisir penggunaan perangkat dan material
- Mengoptimalkan penggunaan kapasitas yang tersedia
- Mereduksi staff
- Meningkatkan cash flow
- Mempersingkat proses delivery dari healthcare
- Meningkatkan produktifitas, kepuasan customer, meningkatkan kualitas pelayanan, mereduksi cost dari operasi
- Cost menjadi lebih efektif dan terdapat peningkatan dari segi kualitas proses; Six Sigma menghasilkan benefit atau keuntungan dalam jangka panjang dan juga berperan sebagai indicator dari performansi dan pertumbuhan di masa yang akan datang
MANAJAMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI
MANAJAMEN
LAYANAN SISTEM INFORMASI
Apasih SIM itu?
Sistem
Informasi Manajamen atau yang kita sebut SIM adalah Perencanaan pembagiaan dari
pengendalian dari internal ke suatu bisnis yang dapat meliputi pemanfaatan
manusia, dokumen, teknologi dan prosedur
Manajemen
Layanan Teknologi Informasi atau di dalam bahasa inggrisinya , Information
Technology Service Management (ITSM) yaitu Suatu Metode pengolaan yang sistem
teknologi informasinya seara filosofis terpusat kepada perspektif konsumen
layanan TI bisnis terhadap Perusahaan
Manajemen
layanan sistem informasi biasanya menangani masalah operasional manjemen sistem
informasi dan tidak hanya pada pengembangan teknologinya sendiri
Pada
manajemen teknologi informasi dibutuhkan pada pihak user individual/user
manajemen/ unit non TI atau manajemen paling atas. Oleh karena itu suatu
perusahaan dapat menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan pelayananan dari
unit TI tersebut.
1. Service
Strategy
Service
Strategy adalah inti dari ITIL Service Life Cycle yang memberikan panduan pada
pengimplementasian ITSM .
2. Service
Design
Agar pada
layanan TI dapat memberikan manfaat pada bisnis, layanan TI harus dipikir dan didesain
terlebih dahulu dengan tujuan bisnis dari pelanggannya. Service Design
memberikan panduan kepada organisasi TI agar bisa secara sistematis dan best
practice mendesain dan dapat membangun layanan TI.
3. Service
Transition
Menyediakan
panduan pada organisasi TI agar dapat mengembangkan kemampuan untuk mengubah
hasil desain layanan TI. Tahapan ini menggambarkan bagaimana sebuah kebutuhan
didefinisikan pada Service Strategy, lalu dibentuk pada Service Design dan
selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation
4. Service
Operational
Service
Operational adalah tahapan life cycle yang mencakup semua kegiatan operasional
layanan-layanan pada TI. Dan di dalamnya terdapat beberapa panduan-panduan dapat
mengelola layanan TI secara efisien.
5. Continual
Service Improvement (CSI)
CSI
memberikan panduan penting dalam menyusun dan memelihara kualitas layanan pada
proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai
prinsip dan metode pada manajemen kualitas, salah satunya adalah PDCA atau yang
dikenal sebagi Deming Quality Cycle.
Sebuah
perusahaan yang mengimplementasi ITIL secara nyatanya tentu mendapat banyak
sekali keuntungan, misalnya, pelayanan IT menjadi lebih fokus pada departemen
lainnya di dalam suatu perusahaan, biaya lebih efisien dan dapat diatur dengan
baik, serta perubahan-perubahan kepada IT yang dapat lebih mudah diatur, dan
masih banyak keuntungan lainnya yang akhirnya akan berdampak pada Income
perusahaan itu sendiri.
Manfaat
nya dari Manajemen Layanan Sistem Informasi
· Dapat
memperbesar dalam kemampuan yang diambil oleh keputusan untuk memproses informasi
dan pengetahuan.
· Dapat memperbesar
dalam kemampuan pengambilan keputusan dalam menangani suatu
permasalahan-pemasalahan yaitu biasanya kompleks, berskala besar, dan
menggunakan banyak waktu.
· Layanan
,Sistem Informasi menjadi lebih teratur dan terpantau karena strukturnya
dibangun dengan secara jelas.
· Membangkitkan
bukti baru dalam mendukung dalam keputusan mengkonfirmasi dari asumsi yang
sudah ada.
· Jika terjadi
kerusakaan atau kesalahan dalam layanan sistem informasi tersebut, maka dapat
segera diketahui lebih cepat, karena penggunaan komputer dalam pembangunan
layanan sistem informasinya.
Diberdayakan oleh Blogger.







